Fahrorrozi: Persatuan dan Gotong Royong Kunci Membangun Daerah dan Bangsa
Royalnews17.com — Anggota DPRD Provinsi Lampung, Fahrorrozi, bersama Ketua Komisi III DPRD Lampung Selatan, Yuti Rama Yanti, menggelar kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) di Desa Mekar Mulya, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Dekopin Provinsi Lampung, H. Hipni, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan warga yang antusias mengikuti jalannya sosialisasi.
Dalam kesempatan itu, Fahrorrozi menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah pusat demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
“Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang harus terus kita aktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, kita dapat menjaga persatuan, memperkuat solidaritas sosial, serta bersama-sama mendukung program pembangunan nasional demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat,” ujar Fahrorrozi.
Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Gerindra Daerah Pemilihan Lampung Selatan tersebut menambahkan bahwa semangat gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air harus terus ditanamkan kepada seluruh lapisan masyarakat sebagai benteng dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Persatuan adalah modal utama dalam membangun daerah dan bangsa. Karena itu, mari kita terus menjaga kerukunan, memperkuat rasa kebangsaan, dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta produktif,” tambahnya.
Sementara itu, Yuti Rama Yanti menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam setiap aspek kehidupan masyarakat, baik dalam keluarga, lingkungan sosial, maupun kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, Pancasila tidak hanya menjadi simbol atau ideologi negara, tetapi juga merupakan pedoman moral yang mampu membentuk karakter masyarakat yang berintegritas, toleran, dan bertanggung jawab.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami makna Pancasila secara utuh dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ketika nilai-nilai Pancasila hidup di tengah masyarakat, maka akan tercipta kehidupan yang harmonis, saling menghargai, serta berkeadilan bagi seluruh warga,” kata Yuti.
Ia juga mengajak generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga semangat kebangsaan serta terus menumbuhkan rasa cinta tanah air di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin pesat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh interaksi. Warga yang hadir diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga persatuan, memperkuat wawasan kebangsaan, serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat guna mewujudkan Indonesia yang maju, kuat, dan berdaya saing. (yd)

