LampungLampung Selatan

Angin Puting Beliung Terjang Perumahan Lubuk Lestari, Lima Rumah Rusak

Royalnews17.com — Angin puting beliung menerjang Perumahan Lubuk Lestari dan menerbangkan kanopi atap lima rumah di RT 03 Lingkungan 01, Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (20/1/2026).

Lurah Way Lubuk, Heru Junaidi, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras disertai angin kencang pada sore hari sekitar pukul 16.15 WIB. Ia mengetahui kejadian itu setelah menerima video yang dikirim warga melalui pesan WhatsApp.

“Tadi terjadi sekitar jam 16.15 WIB hujan sangat lebat sekali dan terjadi puting beliung,” jelas Heru Junaidi saat ditemui di lokasi kejadian.

Akibat angin puting beliung tersebut, lima rumah warga mengalami kerusakan pada bagian kanopi atap. Sementara satu rumah dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.

“Rumah warga kami yang terkena puting beliung yang paling parah itu sekitar 1 rumah. Kebanyakan atap knopi pada rontok semua itu ada sekitar 5 rumah,” jelasnya.

Heru Junaidi mengatakan, pascakejadian pihak Kelurahan Way Lubuk bersama Kecamatan Kalianda, BPBD Lampung Selatan, Damkar, Polri, serta warga setempat langsung melakukan gotong royong membersihkan material kanopi dan atap baja ringan yang rusak dan berserakan.

“Kita sementara gotong-royong bersama warga dan dibantu Polri dan relawan BPBD Lamsel,” lanjutnya.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material masih dalam proses pendataan.

“Tidak ada korban jiwa, kerugian material masih kita data,” ujarnya.

Menurut Heru, hingga saat ini terdapat lima rumah warga yang tercatat mengalami kerusakan dan pihak kelurahan telah mengusulkan penanganan ke pemerintah daerah melalui BPBD.

“Sudah di data oleh pihak BPBD untuk data lengkapnya, dan kita menunggu dari pihak BPBD Lamsel terkait usulan kami,” jelas Heru Junaidi.

Salah satu rumah yang terdampak parah adalah milik Shohibul Ihsan, SH, MH (62), warga Perumahan Lubuk Lestari. Ia mengatakan angin puting beliung datang secara tiba-tiba disertai hujan deras dan petir.

“Angin puting beliung tiba-tiba datang menerpa salah satu korban rumah milik Shoibul Ihsan, SH, MH (62) yang terbuat dari baja ringan disertai hujan deras dan petir,” kata Shohibul.

Ia menuturkan, saat kejadian dirinya tengah bersantai bersama anaknya di dalam rumah. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh keras sekitar pukul 16.15 WIB.

“Waktu sore itu saya cuma dengar suara kayak pohon tumbang. Ketika saya keluar rumah, baru sadar kalau kenopi atap rumah sudah tidak ada,” ujar Shohibul Ihsan.

Melihat kondisi rumah tetangga yang terasnya ambruk, Shohibul Ihsan bersama anaknya langsung bergegas menuju dapur rumah yang atapnya masih utuh.

Akibat kejadian tersebut, kanopi atap rumahnya terlepas dan diterbangkan angin puting beliung hingga ke depan rumah sejauh sekitar dua meter. Meski demikian, perabotan rumah tangga lainnya tetap utuh dan tidak mengalami kerusakan.

Sementara itu, Ferdiansyah (26), tetangga korban, mengatakan angin puting beliung muncul secara tiba-tiba seperti jatuh dari langit tepat di depan rumah Shohibul Ihsan.

“Angin puting beliung tiba-tiba muncul seperti jatuh dari langit tepat di depan rumah korban dan melenting menghempas rumah Shohibul Ihsan,” ungkap Ferdiansyah. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *