LampungLampung Selatan

Kades Bumirestu Berjuang Bagi Waktu, Ngarit Pakan Sapi dan Bekerja Untuk Masyarakat

Royalnews17.com — Ternak sapi mungkin sangat menyangkan, namun dibalik itu juga sangat melelahkan dan menguras waktu karena harus mencari dan memberi pakan sapi apalagi memiliki ternak sapi dengan jumblah yang banyak.

Namun ada hal menarik dan memotifasi bagi masyarakat. salah satunya Kepala Desa Bumirestu Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan, Sukiman yang berjuang membagi waktu untuk merawat, mencari pakan, dan memberi pakan sapi serta bekerja untuk masyarakat setempat.

Sukiman Kepala Desa Bumirestu Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan, mengatakan dirinya tidak sendiri dalam merawat dan memberi pakan ternak sapinya.

“Ya saya dibantu sama istri dan adek. kalau adek bantu saya ngarit, kalau istri bantu saya ngasih pakan dan membersihkan kotorannya,” kata Kepala Desa Bumirestu saat ditemui dikandang sapinya. Senin, (23/1/2023).

Dirinya juga mengatakan selain rutin memberi pakan sapi dirinya juga harus memandikan ternak sapinya sebanyak 19 ekor.

“Dalam sehari 3 kali pemberian pakan, pagi sore dan malam. Pagi sebelum berangkat dinas saya dan istri membersikan kandang dari kotorannya dan memandikannya,” cetus Kades 2 Priode itu.

Sukiman Kades Bumirestu Kec. Palas pada saat dinas meninjau lokasi pembangunan jembat tanggap darurat di Desa setempat, (Foto/Doc).

“Selanjutnya membersikan tempat minumnya dan ganti yang baru, setelah selesai baru di beri pakan. Sudah selesai semua baru mandi dan berangkat dinas,” tuturnya.

Lebih lanjut, siang menjelang sore Kades 2 Priode itu beranjak ngarit pakan sapi di lahan yang sudah ditanami rumput sekitar 1,5 hektar.

“Pulang dari dinas saya langsung ngarit, setelah ngarit kita bersihin kandang lagi baru kita proses pakan,” ujarnya.

Ternak sapi Kades Bumirestu Kec. Palas, (Foto/Doc).

Disamping itu Sukiman Kades Bumirestu tidak lupa akan kewajibannya kepada pelayanan masyarakat setempat.

“Untuk pelayanan masyarakat kita bisa menyesuwaikan bagi waktu disitu, seperti Takziah dan Rewangan itulah konsep bagi waktu yang pusing, tapi disitu alhamdulilah kita bisa bagi waktunya untuk masyarakat,” ucapnya.

“Itulah yang jadi nilai positif masyarakat dan menjadi motifasi,” pungkasnya.

Selain ngarit rumput Kades Bumirestu juga membuat Pakan Fermentasi, untuk stok pakan pada saat turun hujan.

(yd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *