Kini Terhubung Dua Kecamatan Palas dan Candipuro, Warga Sambut Gembira
Royalnews17.com — Progres perbaikan ruas jalan Bumi Daya–Bumi Restu–Pulau Jaya, Palas –Trimo Mukti, Candipuro sepanjang kurang lebih 10 kilometer yang dikerjakan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas PUPR kini menunjukkan hasil signifikan. Pembangunan yang dilaksanakan oleh Pelaksana CV. Adie Jaya Perkasa tersebut kini telah menghubungkan Kecamatan Palas dan Candipuro.
Warga menyambut gembira pembangunan ini. Mereka merasa keresahan yang dirasakan selama bertahun-tahun akhirnya terjawab oleh langkah konkret Pemkab Lampung Selatan.
“Alhamdulillah, apa yang kami tunggu-tunggu dijawab Pemerintah Lampung Selatan dengan aksi nyata,” kata Suyatno, warga Pulau Jaya, saat ditemui di lokasi perbaikan, Kamis (4/12/2025).
Menurutnya, kehadiran perbaikan jalan tersebut tidak hanya memperlancar akses transportasi, tetapi juga meningkatkan rasa aman dan nyaman warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Saat ini, beberapa segmen jalan di jalur Bumi Restu menuju Pulau Jaya sudah dapat dilalui, meski masih diberlakukan sistem buka-tutup karena proses pengerjaan belum sepenuhnya selesai.
“Meskipun belum rampung sepenuhnya, tapi sudah bisa dilalui kendaraan,” ujarnya.
Ruas jalan Bumi Daya–Bumi Restu–Bumi Asri–Trimo Mukti ini merupakan jalur vital bagi mobilitas ekonomi, pertanian, dan pendidikan masyarakat sekitar. Sejak 2015, aktivitas warga sempat terhambat akibat kondisi jalan yang rusak parah.
Samino, warga Bumi Asri, turut memberikan apresiasi atas pembangunan tersebut. Ia menilai perbaikan jalan membawa dampak nyata bagi kelancaran mobilitas harian warga, terutama bagi para orang tua yang setiap hari melewati jalur itu untuk ke sawah, mengantar anak sekolah, maupun bepergian ke Kecamatan Palas.
“Warga di sini sangat bersyukur dengan perbaikan ini. Sebab, ini bukan hanya tentang kenyamanan, tapi juga soal masa depan anak-anak kami juga,” ungkap Samino.
Hal senada disampaikan Andi Hidayat, tokoh pemuda setempat. Ia menyebut perbaikan jalan ini sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Ia berharap pembangunan tidak berhenti sampai tahap ini saja.
“Mudah-mudahan ini jadi awal dari pembangunan lanjutan sampai ke perbatasan Kecamatan Candipuro karena masih ada beberapa titik lagi yang rusak,” harapnya.
Sementara itu, Suwardi, warga Bumi Restu yang pernah ikut aksi protes Tebar Lele akibat lambannya perbaikan jalan, kini menyatakan rasa puas atas perkembangan yang ada.
“Lubang-lubang sudah tertutup, debu tidak lagi berterbangan, jalan pun mulai lancar. Kami akhirnya bisa bernapas lega,” ucapnya.
Perbaikan ruas jalan Bumi Daya–Bumi Restu–Pulau Jaya–Trimo Mukti ini merupakan bagian dari Proyek Rehabilitasi Jalan Kabupaten dengan anggaran lebih dari Rp12,6 miliar, menggunakan sistem pengerasan beton (rigid pavement).
(tim)

