LampungLampung Selatan

Dukung Perhutanan Sosial Berkelanjutan 3.000 Bibit Kopi-Kakao untuk KUPS Way Kalam

Royalnews17.com Sebanyak 3.000 bibit kopi dan kakao diserahkan kepada 10 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan. Bantuan tersebut berasal dari United Nations Development Programme (UNDP) sebagai dukungan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan keberlanjutan lingkungan di kawasan Gunung Rajabasa.

Penyerahan bibit dilakukan bersamaan dengan dialog yang dipimpin Menko Pangan RI, Zulkifli Hasan, bersama petani penerima manfaat. Bibit tersebut diharapkan menjadi alternatif komoditas unggulan yang tidak merusak hutan lindung.

Zulkifli Hasan mengapresiasi dukungan UNDP dan menyebutnya sebagai bentuk komitmen global terhadap pelestarian lingkungan.

“Teman-teman dari UNDP ini konsen agar bumi ini dirawat dengan baik,” ujarnya.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Sekretaris Daerah Supriyanto, jajaran Forkopimda, serta Duta Besar Norwegia, Belgia, Jerman, dan Belanda dari Amsterdam Declarations Partnership (ADP). Kehadiran para diplomat tersebut menandakan kuatnya dukungan internasional dalam menjaga kawasan konservasi Gunung Rajabasa.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyampaikan bahwa bantuan bibit ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan petani tanpa mengorbankan lingkungan.

“Kami menyambut baik dukungan UNDP. Dengan komoditas kopi dan kakao yang ramah lingkungan, masyarakat bisa sejahtera tanpa harus merusak hutan. Inilah arah pembangunan berkelanjutan yang kami dorong di Lampung Selatan,” tegasnya.

Dengan pendampingan dan dukungan berkelanjutan, pemerintah berharap masyarakat mampu mengelola perhutanan sosial secara produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. (yd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *