LampungLampung Selatan

Aliansi Lamsel Bersatu Suarakan 11 Tuntutan, 3 Jadi Sorotan di Aksi Tugu Adipura

Royalnews17.com – Suasana Tugu Adipura Kalianda, Senin (1/9/2025), dipadati ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Selatan Bersatu. Aksi damai ini digelar sebagai bentuk penegasan sikap kritis masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional maupun daerah.

Dalam aksi tersebut, hadir sejumlah pejabat penting daerah, antara lain Ketua DPRD Lampung Selatan, Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan, Kapolres Lampung Selatan, hingga Dandim 0421/LS. Kehadiran mereka menunjukkan keterbukaan pemerintah daerah dalam mendengar aspirasi rakyat secara langsung.

Pandu Sang Bintang sebagai Kordinator Lapangan Aksi, dalam orasinya, menyampaikan narasi tajam yang menyinggung soal krisis demokrasi, kebijakan pemerintah pusat yang tidak pro-rakyat, hingga persoalan kebijakan daerah yang dinilai menyimpang. Ia menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya serius untuk menyuarakan keresahan masyarakat.

“Kami berdiri di sini untuk menyampaikan keresahan rakyat. Ada 11 tuntutan yang kami bawa, delapan di antaranya berskala nasional dan tiga khusus persoalan daerah Lampung Selatan. Kami menolak segala bentuk penyimpangan kebijakan yang merugikan masyarakat,” tegas Korlap dalam orasinya.

11 Tuntutan Aliansi Lampung Selatan Bersatu
Delapan tuntutan nasional antara lain menyoroti:
1. Kami mendesak Pemerintah Indonesia beserta legislatif untuk melakukan reformasi Polri dan copot Kapolri
2. Menghukum dan menindak tegas para pelakuaparat yang melakukan Tindakan represif terhadap temen temen kami di Daerah-daerah seluruh Indonesia
3. Bebaskan teman teman kami yang telah ditahan sebanyak 951 orang diseluruh Indonesia
4. Merevisi UU TNI dan Polri
5. Sahkan UU Perampasan Aset
6. Menolak efisiensi sektor Pendidikan dan Kesehatan
7. Meningkatkan kualitas gaji dosen dan guru
8. Potong tunjangan dan gaji DPR

Sementara itu, tiga tuntutan daerah mencakup:

9. Beasiswa Putra Putri daerah Lampung Selatan dari jenjang S1 sampai S3
10. Libatkan unsur Mahasiswa dan Ormawa dalam setiap rapat paripurna DPRD dan pengambilan kebijakan daerah Lampung Selatan
11. DPRD Lampung Selatan harus sesuai dan prosedur ketika melakukan Reses dan IPWK.

Respons Pemerintah Daerah
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Lampung Selatan menyampaikan bahwa pihaknya akan menampung seluruh aspirasi yang telah disampaikan oleh aliansi. “Apa yang menjadi tuntutan saudara-saudara akan kami bahas dalam forum resmi DPRD, baik di tingkat komisi maupun paripurna. Kami pastikan tidak ada tuntutan yang diabaikan,” ujarnya.

Bupati Lampung Selatan juga menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola beasiswa dan mengevaluasi program pembangunan. “Kami membuka ruang dialog, mari kawal bersama agar beasiswa benar-benar dirasakan masyarakat tanpa tebang pilih. Persoalan IPWK dan reses yang disoroti juga akan menjadi bahan evaluasi bersama,” katanya.

Kapolres Lampung Selatan menambahkan bahwa pihak kepolisian hadir untuk memastikan aksi berjalan tertib dan damai. Sementara Dandim 0421/LS menekankan pentingnya menjaga persatuan masyarakat dalam mengawal aspirasi tanpa menimbulkan gesekan horizontal.

Suara Rakyat untuk Demokrasi

Aksi di Tugu Adipura Kalianda ini mencerminkan semangat demokrasi yang hidup di Lampung Selatan. Kehadiran massa, orasi lantang dari korlap, serta partisipasi aktif tokoh-tokoh penting daerah menunjukkan adanya ruang komunikasi antara rakyat dan pemerintah.

Aliansi Lampung Selatan Bersatu menegaskan akan terus mengawal 11 tuntutan yang telah disampaikan, baik melalui aksi lanjutan maupun forum dialog dengan pemerintah. “Kami tidak akan berhenti hanya di sini. Kami akan mengawal sampai benar-benar ada realisasi nyata,” pungkas Korlap.

Aksi ini ditutup dengan Doa bersama mengenang saudara saudara pejuang demokrasi yang telah gugur juga menjaga daerah lampung selatan agar tetap kondusif dan harmonis. (psb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *