PMII Komisariat Buya Hamka Kalianda Gelar Agenda Penguatan Militansi Kader
Royalnews17.com — Dalam upaya memperkuat peran strategis komisariat sebagai garda terdepan dalam proses kaderisasi, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Buya Hamka Kalianda menggelar kegiatan Rapat Tahunan Komisariat bertema “Memperkuat Militansi Komisariat sebagai Ujung Tombak Kaderisasi” pada hari Sabtu, 19 Juli 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh kader-kader aktif di bawah naungan Komisariat Buya Hamka serta dihadiri oleh pengurus cabang, alumni, dan tamu undangan dari komisariat eksternal. Bertempat di Sekretariat PC PMII Lampung Selatan, kegiatan ini dirancang untuk menjadi momentum konsolidasi dan revitalisasi semangat juang kader di tengah dinamika gerakan mahasiswa Islam yang semakin kompleks.
Dalam sambutannya, Ketua Komisariat PMII Buya Hamka, Sahabat Nico Mardana, menegaskan pentingnya militansi kader di tingkat komisariat sebagai kunci keberlangsungan kaderisasi yang berkesinambungan.
“Komisariat bukan sekadar struktur organisasi, melainkan rumah pertama kader yang harus memperkuat ideologi, integritas, dan loyalitas sahabat-sahabat semua. Militansi bukan soal kekerasan, melainkan keteguhan hati dalam perjuangan nilai-nilai Aswaja dan keindonesiaan,” tegasnya.
Kegiatan ini diisi dengan diskusi kepemimpinan, pemaparan strategi kaderisasi berkelanjutan, serta refleksi peran komisariat dalam menjaga marwah PMII sebagai organisasi kader dan intelektual.
Ketua Cabang PMII Lampung Selatan, yang diwakili oleh Ketua Cabang Kopri PMII Lampung Selatan Sahabati Rizka Diana, turut memberikan apresiasi terhadap inisiatif komisariat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kaderisasi di tingkat cabang sangat bergantung pada militansi komisariat
Selain laporan pertanggungjawaban dan penyusunan program kerja baru, RTK V juga menetapkan Sahabat Pandu Sang Bintang Pratama sebagai Ketua Komisariat terpilih untuk masa khidmat 2025–2026. Ia menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan estafet perjuangan dan memperkuat sistem kaderisasi secara masif dan terstruktur.
“Kami akan berupaya memperkuat basis pengkaderan, mendorong kaderisasi yang berbasis nilai-nilai Aswaja dan intelektualitas, serta membangun komisariat yang solid secara struktural dan kultural,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya RTK V ini, PMII Komisariat Buya Hamka Kalianda berkomitmen untuk terus menjadi ruang tumbuh kader-kader yang berdaya saing, berpijak pada nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan keilmuan yang berlandaskan Ahlusunah Wal Jamaah

