Pemerintah Pusat Tegaskan Komitmen Membangun Desa Melalui Kunjungan ke Desa Bumidaya
Royalnews17.com – Komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan dan pemberdayaan desa kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia ke Desa Bumidaya, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (10/7/2025).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program nasional Desaku Maju, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui penguatan sektor pertanian, UMKM, dan koperasi lokal.
Mewakili Menko PMK, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu, Prof. Dr. Renhat Abdul Haris, M.Sc., hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Turut mendampingi, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful, ST., M.Pd, serta perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga. Lebih dari 1.500 warga dan undangan turut meramaikan acara.
Agenda dimulai dengan peninjauan stand produk lokal UMKM binaan masyarakat di sektor pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan. Deputi Abdul Haris bersama rombongan juga mengunjungi Posko Kesehatan Lampung Selatan yang menjadi bagian dari upaya sinergis peningkatan layanan dasar di desa.
Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) serta penyerahan bantuan alat pertanian secara simbolis kepada Gapoktan Desa Bumidaya, berupa Combine Harvester dan Dryer (pengering padi).
“Kami mendorong desa untuk menjadi motor penggerak pembangunan nasional. Bantuan bukan solusi jangka panjang, maka pelatihan dan pemberdayaan menjadi kunci,” tegas Prof. Abdul Haris dalam sambutannya.
Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap potensi agraris daerahnya. Ia juga mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen infrastruktur jalan di wilayahnya masih dalam kondisi rusak berat.
“Kami berharap dukungan dari pusat terus mengalir, karena pembangunan daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa sinergi dengan kementerian,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, menegaskan bahwa program Desaku Maju sejalan dengan visi pembangunan provinsi, khususnya dalam penurunan angka kemiskinan dan modernisasi sektor pertanian.
Usai acara utama, rombongan melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lembaga desa seperti Bumdes Maju Bersama, Koperasi Desa Merah Putih, serta fasilitas Dryer milik Gapoktan di Dusun Semarang. Deputi Abdul Haris berdialog langsung dengan pengurus dan warga desa untuk mendengar secara langsung tantangan serta kebutuhan mereka.
Program Desaku Maju menjadi instrumen penting dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis desa, dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat desa itu sendiri. (kim/yd)

