LampungLampung Selatan

Aribun Sayunis Gelar Sosialisasi IPWK di Desa Mekar Mulya, Serap Aspirasi Petani

Royalnews17.com — Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Aribun Sayunis, S.Sos., M.M., menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) di Desa Mekar Mulya, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat (30/5/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Mekar Mulya, Cahyanto; narasumber Jaelani, S.STP., M.H.; Marwan Abdula; serta aparatur desa dan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Mekar Mulya, Cahyanto, menyampaikan aspirasi warganya kepada Aribun Sayunis, khususnya terkait persoalan di sektor pertanian.

“Terkait sektor pertanian, Pak Dewan, masyarakat Mekar Mulya sangat membutuhkan bantuan sumur bor. Saat musim kemarau, para petani kami sering mengalami kekeringan. Insyaallah, nanti akan kami susun proposal resminya,” ujar Cahyanto.

“Selain itu, kami juga telah menyampaikan usulan terkait perbaikan infrastruktur. Kami mohon agar Bapak Aribun Sayunis dapat mengawal dan memperjuangkan aspirasi ini,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Aribun Sayunis menjelaskan bahwa Komisi II DPRD Provinsi Lampung membidangi sepuluh sektor strategis yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Komisi II membidangi sepuluh sektor, yaitu: pertanian, perikanan, peternakan, lingkungan hidup, kehutanan, perkebunan, perdagangan, UMKM, industri, dan pariwisata. Kesepuluh sektor ini semua ada di lingkungan kita. Insyaallah, saya akan memperjuangkan berbagai keluhan masyarakat yang berkaitan dengan bidang-bidang tersebut,” jelas Aribun.

Ia juga menegaskan pentingnya keterwakilan putra daerah di lembaga legislatif agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara utuh dan tepat sasaran.

“Inilah pentingnya ada putra daerah yang duduk di DPRD. Kalau bukan dari daerah, mereka tidak akan tahu apa keluhan masyarakat kita,” ungkapnya.

Aribun juga menyinggung kejadian banjir yang sempat melanda wilayah Palas beberapa waktu lalu.

“Kemarin saat banjir, tanggul di Palas jebol. Dari delapan pintu air, hanya tiga yang berfungsi. Saya langsung instruksikan agar pintu air segera diperbaiki dan dilas. Kami juga menurunkan alat berat untuk menangani titik-titik tanggul yang rusak,” pungkasnya.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi wadah penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang ideologi Pancasila serta menyerap langsung berbagai persoalan dan harapan dari warga di tingkat desa. (yd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *