Pemdes Mandalasari Bangun TPT di Dusun Mandalasari II
Royalnews17.com – Pemerintah Desa Mandalasari, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun dan meningkatkan infrastruktur desa melalui pelaksanaan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Dusun Mandalasari II Rt 2. Pembangunan ini secara resmi dimulai pada hari Rabu, 16 April 2025, ditandai dengan acara peletakan batu pertama.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Mandalasari Ahmad Samidin beserta aparatur Desa Mandalasari. Turut hadir pula sejumlah tokoh penting dari tingkat kecamatan dan instansi terkait, di antaranya Sekretaris Kecamatan Sragi, SUHADI, SE yang mewakili Camat Sragi, Kapolsek Sragi, Danramil Palas-Sragi, Babinsa Desa Mandalasari, Ketua BPD Desa Mandalasari, serta Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa. Hadir juga sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama yang memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan ini.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Ahmad Samidin menyampaikan bahwa pembangunan TPT ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Desa untuk memperkuat infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk mencegah longsor dan erosi tanah yang kerap terjadi saat musim hujan.
“Kami terus berkomitmen membangun desa dari bawah. Pembangunan TPT ini merupakan salah satu wujud nyata dari perencanaan pembangunan partisipatif antara pemerintah desa dan masyarakat,” ujar Ahmad Samidin.
Pembangunan ini diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat Dusun Mandalasari II Rt 2, khususnya dalam menjaga stabilitas tanah dan meningkatkan aksesibilitas wilayah.
Sekretaris Kecamatan Sragi, SUHADI, SE juga menyampaikan apresiasinya atas sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, pendamping desa, dan masyarakat. Ia berharap pembangunan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang.
Dengan dimulainya pembangunan TPT ini, Desa Mandalasari kembali menunjukkan semangat membangun desa secara mandiri dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan infrastruktur desa. (*)

