LampungLampung SelatanPeristiwa

Wakil Bupati Lamsel Terpilih Tinjau Pengungsi Korban Banjir di Desa Bandar Agung

Royalnews17.com – Wakil Bupati Lampung Selatan (Lamsel) terpilih, M. Syaiful Anwar, mengunjungi masyarakat Dusun Umbul Besar, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Way Sekampung pada Sabtu, 25 Januari 2025. Hingga saat ini, masyarakat masih mengungsi di tenda-tenda pengungsian yang telah disiapkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam kunjungannya, Syaiful Anwar didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamsel Puji Sukanto, SE, MM; Camat Sragi Jaelani Jaelani, S.STP., M.H; Kepala Desa Bandar Agung Sapriyadi beserta perangkat desa, serta H. Sumari Sasmito, S.K.M, mewakili KUPT Puskesmas Rawat Inap Sragi.

Syaiful Anwar menyempatkan diri bersilaturahmi dengan masyarakat yang mengungsi, meninjau langsung kondisi mereka, serta melihat keadaan rumah warga yang masih terendam banjir. Ia juga menanyakan kondisi kesehatan masyarakat yang terkena dampak banjir.

Dalam pesannya, Syaiful mengimbau masyarakat untuk tetap tabah dan semangat menghadapi musibah ini.

“Ini adalah bencana alam yang tidak kita kehendaki. Karena itu, saya mengajak masyarakat agar tetap tabah dan semangat menghadapi kondisi ini,” ujar Syaiful.

Wakil Bupati juga meninjau Posko Kesehatan yang dikelola oleh UPT Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sragi. Dari laporan pihak Puskesmas, penyakit yang banyak diderita pengungsi adalah gatal-gatal dan gangguan pernapasan (Hispa). Selain itu, lansia juga banyak yang mengalami hipertensi.

H. Sumari Sasmito, S.K.M, Kasi Pelayanan Puskesmas Sragi, menyampaikan bahwa masyarakat yang mengungsi telah mendapatkan pelayanan kesehatan di posko. Ia juga menjelaskan bahwa tenaga medis dari Puskesmas Kecamatan Ketapang dan Palas turut membantu secara bergantian.

“Tambahan tenaga medis dari Puskesmas Ketapang dan Palas sangat membantu kami dalam melayani masyarakat yang mengungsi,” ujar Sumari.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya membenarkan laporan petugas kesehatan. Ia menyebut bahwa banyak warga, baik dewasa maupun anak-anak, mengalami penyakit gatal-gatal akibat sering beraktivitas di air banjir.

“Anak-anak sering mandi di air banjir meskipun orang tua sudah melarang. Akibatnya, mereka juga mengalami penyakit gatal-gatal,” katanya.

Banjir disebabkan oleh meluapnya Sungai Way Sekampung akibat intensitas hujan yang tinggi. Hal ini mengakibatkan sejumlah rumah warga terendam air dan memaksa mereka mengungsi.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan telah menyediakan tenda pengungsian dan posko kesehatan untuk membantu masyarakat terdampak. Wakil Bupati terpilih memastikan bantuan terus disalurkan dan kesehatan masyarakat di pengungsian menjadi prioritas. (yd/an).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *