LampungLampung Selatan

Kucurkan Bantuan BLT-DD Sebesar Rp18 Juta, Pemdes Pulau Tengah : Ada Pergantian di 6 KPM

Royalnews17.com — Pemerintah Desa Pulau Tengah, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, salurkan bantuan langsung tunai (BLT-DD) 2023. Dengan jumlah 20 keluarga penerima manfaat (KPM) BLT-DD dan ada 6 pergantian penerima bantuan.

Kriteria itu sesuai Permendes PDTT Nomor 8 Tahun 2022 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2023 dan PMK 201/PMK.07/2022 tentang Pengelolaan Dana Desa. Kemudian, Perbup Nomor 88 tahun 2022 tentang, pedoman teknis penyusunan, pelaksanaan dan pelaporan APBDes 2023.

Menurut Informasi yang didapat dari aparatur Desa Pulau Tengah ada 6 KPM yang berganti sebagai penerima bantuan BLT-DD. 1. Wasum diganti Sakir, 2. Wijiati diganti Edi Sagiyo, 3. Uzaemah diganti Parijo, 4. Kartiyem diganti Kasem, 5. Kitem diganti Rakam, 6. Sunyoto diganti Gono.

Kepala Desa Pulau Tengah, Nuryanto membenarkan adanya pergantian penerima bantuan BLT-DD, menurutnya ke 6 orang tersebut namanya muncul di penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

“Enam orang tersebut sudah kita musyawarakan bersama dan melibatkan BPD, untuk diganti karena sudah mendapat bantuan PKH dan kita ganti dengan kriteria anggota keluarga rentan sakit menahun atau kronis, keluarga dengan anggota rumah tangga tunggal lanjut usia dan miskin ekstrim,” cetusnya usai gelar pembagian bantuan BLT-DD pada Selasa, 24 Oktober 2024.

Pihaknya juga telah menyalurkan BLT-DD 2023 sebanyak 20 KPM pada Selasa 24 Oktober 2023. Adapun total anggaran yang disalurkan untuk tri wulan, sebesar Rp18 juta.

“Masing-masing KPM menerima bantuan sosial bersumber dari anggaran DD 2023 sebesar Rp900 ribu. Artinya, satu bulan mereka terima Rp300 ribu,” kata Kades.

Sementara itu, Camat Palas, Ns. Rosalina, M.Kep mengatakan sesuai arahan Bupati Lamsel, Nanang Ermanto, bahwa BLT-DD tersebut harus segera disalurkan. Hal tersebut supaya bansos itu dapat dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari.

“Kami berharap uang BLT-DD supaya dimanfaatkan sebaik-baiknya, Kalau untuk berobat, pergunakan untuk berobat, jika untuk keperluan sehari-hari pergunakan dengan baik. Kami juga minta supaya bansos yang diterima tidak dipamerkan yang bisa memicu kecemburuan sosial. Karena untuk penentuan penerima BLT-DD itu ada syarat dan ketentuannya,” kata dia.

(yd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *