LampungLampung Selatan

Jalan Cor Baru Dibangun Diterobos Mobil Muatan Bisnis, Kades : Kita Beri Sangsi Tegas

Royalnews17.com — Kendaraan roda empat muatan hasil bumi yang menerobos jalan rabat beton diketahui baru sepekan selesai dikerjakan oleh pihak rekanan, menuwai berbagai komentar dikalangan masyarakat.

Jalan rabat beton tersebut berlokasi di gapura/pintu masuk Desa Pematang Baru Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan. Masyarakat Kecamatan Palas banyak yang kesal dengan aksi oknum yang tidak bertanggung jawab itu menerobos jalan rabat beton yang belum diperbolehkan kendaraan roda empat melaui jalan tersebut.

Iqbal warga Desa Pematang Baru saat membaca berita yang diterbitkan oleh media Royalnews17.com terkait mobil nerobos jalan baru selesai di bangun mengatakan harusnya diberiketerangan di Portal, bahwa jalan tersebut belum dapat dilalui masih basah.

“Preman tah yang lewat itu. Harusnya dikasih keterangan di Portal, jalan masih basah baru di cor,” katanya komentar melalui pesan WhatsApp, pada Rabu, (1/8/2023).

Salah satu Uspika Kecamatan Palas juga ikut angkat bicara terkait oknum yang menerobos jalan tersebut, ia mengatakan didenda saja kasih pelajaran mobilnya.

“Didenda saja, gak mikirin orang banyak. Kasih pelajaran mobilnya di tahan. Jalan dulu rusak parah, baru di bangun biar mulus, belum kuat udah dibebani muatan yang banyak,” cetusnya saat komentar di informasi Kecamatan Palas.

Pegawai pelayanan perpajakan Kecamatan Palas dan Way Panji juga mengatakan melalui komentarnya titip jalan Desa Pematang Baru yang baru selseai di kerjakan oleh pihak rekanan.

“Pak Kades Muslim, saya titipkan jalan pematang baru untuk di jaga pak, karena sekarang udah enak kalo nganter orang rumah ke pematang baru sekarang,” ucapnya.

Mobil L300 yang menerobos jalan rabat beton diketahui baru sepekan selesai dibangun pihak rekanan. (Foto/Doc).

Aparatur Desa Pematang Baru Kecamatan Palas juga mengatakan dalam komentarnya, dirinya sebagai warga setempat mengaku harus muter melalui Kecamatan Sragi kalau mau ke Kota Kalianda.

“Saya aja warga pematang baru mutar lewat Sragi kalau mau ke Kalianda, sangat beruntung gak ketemu saya mobil itu,” tuturnya.

“Bukan mudah untuk mendapatkan pembangunan jalan itu tahan masuk berita saya,” tambahnya.

Sementara itu, Pj Kepala Desa Pematang Baru Muslim Idrus mengatakan, pihaknya Pemerintah Desa kembali mensosialisasikan dan menyampaikan kepada masyarakat terkait jalan tersebut sementara belum bisa dilalui oleh kendaraan roda empat serta akan menindak tegas bagi yang melanggar.

“Hari ini pihak kami mulai lagi sosialisasikan dan menyampaikan kemasyarakat. Tapikan yang kemaren itu bukan warga Pematang Baru rupahnya orang luar dari Desa Pematang Baru, biasa bisnis. Tapi tetap kita sosialisasikan ke masyarakat luar bahwa jalan itu belum boleh dibuka portalnya dan dilalui oleh kendaraan roda empat,” ujarnya kepada Royalnews17.com melalui via telepon, Rabu, (2/8/2023).

Ia juga mengatakan pihaknya akan memperbaiki portal dan memberikan himbauan di portal itu meski portal tersebut masih bersipat sementara.

“Mungkin satu minggu lagi baru bisa dilewati jalan itu. Memang kendaraan roda empat pribadi itu bisa melalui jalan itu, tapi tidak untuk muatan bisnis muatan barang-barang. Tapi tetap kita sosialisasikan semua kendaraan roda empat sementara belum boleh masuk melalui jalan tersebut. Pihak desa memperkuat dengan diberlakukan lagi portal itu jika masih ada yang lewat kita akan beri teguran keras,” tegas Kades.

“Karena bukan mudah memperjuangkan jalan tersebut biar terealisasi, karena pihak desa lain banyak yang cemburu dengan cepat direalisasikan jalan cor di desa pematang baru yang hanya 600 meter sedangkan desa lain ada yang sampai beberapa kilo belum juga dilaksanakan, dari Desa tetap melaksanakan penutupan jalan tersebut untuk sementara ini,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan oleh media Royalnews17.com

Mobil Muatan Pisang dan Kelapa Trobos Jalan Rabat Beton Desa Pematang Baru yang Baru Sepekan Dibangun

Royalnews17.com — Kendaraan roda empat muatan hasil bumi trobos jalan rabat beton yang baru sepekan selesai dikerjakan oleh pihak rekanan, jalan yang berlokasi di gapura/pintu masuk Desa Pematang Baru Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan. Selasa, (1/8/2023).

Menurut pantauan media Royalnews17.com ada 2 Mobil jenis L300 muatan hasil bumi itu diketahui oleh masyarakat dan aparatur desa setempat saat membuka Portal penghalang kendaraan roda empat.

“Ya tadi yang pertama ada mobil L300 tanpa muatan yang buka Portal, mau kami hampiri tapi mobilnya ngebut arah masuk ke Desa Pematang Baru,” ujar aparatur desa yang enggan disebutkan namanya.

Mobil L300 muatan pisang yang juga menerobos jalan rabat beton (Foto/Doc)

Aparatur Desa itu juga mengatakan, pihaknya sempat mengejar dan menghapiri mobil L300 yang kedua dengan nopol BE 8699 OB membawa muatan pisang dari arah Desa Pematang Baru ke arah Desa Sukamulya (jalan keluar).

“Tadi kami masuk lewat jalan Kecamatan Sragi, terus kami bertemu mobil L300 muatan kelapa, mobil L300 muatan kelapa itu bilang sudah bisa melalui jalan cor beton, mereka juga barusan lewat jalan itu,” ucap aparatur desa menceritakan keterangan sang kenek mobil L300 muatan pisang itu dan mengaku warga simpang kenaat.

Pihak Pemdes Desa Pematang Baru itu tak hentinya mengingatkan kepada pengguna kendaraan roda empat dan para pengusaha agar bersabar, dikarenakan jalan tersebut belum maksimal untuk dilalui oleh kendaraan roda empat.

“Kita tadi sudah memberitau kepada pengguna mobil L300 muatan pisang itu, untuk lain kali jangan dulu di lewati, mohon bersabar sampai jalan itu maksimal dan nanti bersama masyarakat Portalnya akan kita buka,” tuturnya.

Lebih lanjut, disaat masayarakat dan pihak Pemdes Pematang Baru membenahi dan menutup kembali Portal yang sudah dibuka oleh kendaraan mobil L300 tersebut, pada saat itu kedatangan mobil L300 yang ketiga membawa satu ekor sapi yang hendak melaui jalan tersebut untuk masuk ke Desa Pematang Baru, namun pihak Pemdes langsung mengingatkan kepada sang sopir dan pengantarnya yang menggunakan motor, bahwa jalan tersebut belum bisa dilalui untuk sementara.

Diselah itu juga Rokman warga Dusun Lebung Galih Desa Pematang Baru pada saat melalui jalan tersebut dan melihat mobil muatan sapi itu, mengatakan mohon jangan dibuka dulu portalnya pak sampai jalan bener-benar kering.

“Kita sudah menyampaikan ke sopir dan pengantar sapi bahwa jalan itu belum bisa di lewati oleh mobil, dan diselah itu ada warga kita yang lewat mengatakan jangan dibuka dulu portalnya pak sampai jalan benar-benar kering,” cetusnya.

“Alhamdulilah, sopir dan pengantarnya mengerti dan memanggil pembelinya. sapinya di turunkan dari mobil dan di tuntun dengan jalan kaki,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj Kepala Desa Pematang Baru Muslim Idrus mengatakan untuk sementara jalan tersebut belum dapat di lalui oleh kendaraan roda empat.

“Kita sudah berupaya semaksimal mungkin menyampaikan kepada masyarakat bahwa jalan itu belum bisa dilalui oleh kendaraan roda empat, mohon bersabar sampai jalan itu benar-benar maksimal, agar jalan itu bagus dan awet,” kata Muslim Idrus melalui via telepon.

(yd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *