LampungLampung Selatan

Cepat Tanggap, Camat Palas dan Kades Bumirestu Tinjau Jembatan Pulau Mutung yang Rusak Parah

Royalnews17.com — Akses ketahanan pangan jembatan pulau mutung di Desa Bumirestu Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mengalami kerusakan dan ambrol.

Sagimin (49), salah seorang warga Desa Bumirestu menuturkan, sekira pukul 11.00 WIB, Camat Palas dan Kepala Desa Bumirestu meninjau keberadaan jembatan yang rusak parah.

“Siang tadi Camat dan Kades sempat meninjau keberadaan jembatan penyeberangan penghubung perdesaan dan areal pesawahan Pulau Mutung Rawa Seragi yang rusak parah,” katanya. Rabu (11/1/2023).

“Bu Camat Rosalina bahkan sempat menyeberangi jembatan tersebut untuk mengetahui kondisinya,” ucapnya.

Camat Palas dan Kades Bumirestu tinjau lokasi jembatan yang rusak.

Sementara Kepala Desa Bumirestu Sukiman membenarkan bahwasannya jembatan akses penghubung pertanian mengalami kerusakan yang cukup parah. Hal ini dikarenakan pondasi atau tiang penyangga jembatan patah dan ambrol.

“Jembatan tersebut adalah akses lalu lalang petani persawahan yang bersepeda motor dan juga dilalui Traktor tuk beraktivitas mencetak lahan sawah para petani khususnya di lahan Pulau Mutung Rawa Sragi dan juga jembatan ini merupakan akses satu-satunya untuk para petani kesawah area Pulau Mutung,” tutur Sukiman Kepala Desa 2 priode itu.

Ia juga berharap dengan demikian mewakili masyarakat Bumirestu khususnya petani persawahan pulau mutung agar Dinas terkait tanggap dengan kondisi jembatan tersebut.

“Harapannya dibangun, dirapihin, karena untuk keselamatan warga Desa Bumirestu khususnya Petani yang menyeberang jembatan,” unjar Sukiman.

Hal senada disampaikan Camat Palas Ns. Rosalina, M.kep, berharap jembatan dengan panjang -+ 15 meter dan lebar 2,5 meter ini bisa segera diperbaiki, karena dikhawatirkan Jembatan penyeberangan tersebut akan benar-benar amblas jika terus dibiarkan.

“Kami Pemerintah Kecamatan Palas berharap agar jembatan ini bisa segera diperbaiki, kami juga berharap agar Dinas terkait bisa segera mengambil reaksi cepat, karena jika terus dibiarkan, kami khawatir nantinya terjadi hal-hal yang tidak kita semua inginkan,” ujar Camat Palas.

(yd/kim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *